Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
10 Jun 2026 39 pembaca ADMIN Dinas Tenaga Kerja

Berdayakan Penyandang Disabilitas, Disnaker Kabupaten Tangerang Gelar Pelatihan Pembuatan Tempe di Sepatan

‎​KABUPATEN TANGERANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, Disnaker menyelenggarakan pelatihan keterampilan berbasis masyarakat berupa pembuatan tempe yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas, bertempat di Kecamatan Sepatan, Selasa (9/6/2026).

‎​Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana. Turut hadir mendampingi, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Iis Kurniati beserta jajaran, serta Camat Sepatan, Aan Ansori, beserta staf terkait. Pelatihan ini juga menghadirkan instruktur berkompeten di bidang pengolahan pangan. 

‎Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang peserta yang merupakan penyandang disabilitas dari wilayah Kabupaten Tangerang. Program pemberdayaan ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari ke depan dengan fokus pada penguasaan teknik pembuatan tempe yang berkualitas dan layak jual.

‎​Dalam sambutannya, Rudi Lesmana menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai batu loncatan bagi para peserta untuk berani terjun ke dunia wirausaha.

‎​"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik mungkin. Fokus utama kami adalah agar ilmu yang didapatkan selama 5 (lima) hari ke depan bisa diimplementasikan secara nyata, sehingga mampu melahirkan wirausaha-wirausaha baru di sektor pangan dari teman-teman disabilitas," ujar Rudi.

‎​Lebih lanjut, Rudi menegaskan bahwa Disnaker Kabupaten Tangerang akan terus konsisten dalam mengawal pemberdayaan penyandang disabilitas guna meningkatkan keterampilan kerja yang kompetitif. Selain melalui jalur pelatihan mandiri, pihaknya juga terus mendorong sektor industri untuk lebih inklusif.

‎​"Kami terus melakukan sosialisasi dan dorongan kepada perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Tangerang agar dapat memenuhi kuota penyerapan tenaga kerja disabilitas, minimal 1 persen dari total jumlah pegawai. Ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi daerah," tutupnya.

‎​Pelatihan yang berlangsung antusias ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan berkarya bagi daerah.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.